Tag

,

Ahnaf bin Qais, seorang pemuda cacat dan pincang kakinya, dia adalah seorang tokoh sastra yang luar biasa karyanya dan sangat besar pengaruhnya di masyarakat Arab. Imam Hasan Al Bashri rahimullah mengatakan ” Aku tak pernah melihat seorang yang dimuliakan dari suatu kaum, melebihi mereka memuliakan Ahnaf bin Qais. Bila Ahnaf murka terhadap sesuatu, maka akan turut murka ratusan ribu orang tanpa perlu bertanya apa alasan kemurkaannya itu. Ahnaf bin Qais juga adalah seorang khatib, orator, bijak dan pandai.

Suatu saat beliau ditanya tentang pemberian apa yang terbaik yang diberikan pada seorang hamba ? Beliau menjelaskan tentang pemberian terbaik :

1. Akal gharizi, yakni tabi’at. Rasulullah saw bersabda : Usaha manusia tidak seperti usaha akal, akal memberikan petunjuk-petunjuk kepada orang yang ditempatinya atau menolak dari yang buruk.

2. Budi pekeri yang baik, yakni melakukan sesuatu yang dapat menjaga dari segala kemaksiatan (dosa).

3. Teman yang menolong. Nabi saw bersabda : Pokok akal setelah iman adalah akrab dengan manusia, seseorang tidak akan lepas dari pentingnya meusyawarah dan sesungguhnya ahli kebaikan di dunia mereka ahli kebaikan di akhirat. Dan ahli munkar di dunia mereka ahli munkar di akhirat. (HR. Baihaqi)

4. Hati yang tabah, yakni hati yang sabar terhadap penghinaan orang lain. Diriwayatkan bahwa Nabi saw bersabda : Seandainya seorang mukmin ada di atas bambu terapung di alaut, niscaya Allah mendatangkan orang yang menyakitinya. (HR. Ibnu Abi Saibah)

5. Diam yang lama. Nabi bersabda : Seorang hamba tidak akan sampai kepada hakikat iman sehingga menahan lidahnya. (HR Thabrani).

6. Mati dengan khusnul khatimah, yakni kematian saat diri dalam ibadah dan istighfar.

Selamat berjuang kawan dalam meniti kehidupan yang penuh berkah dari Allah SWT. […]