Tag

, ,

Siap sekolah...

Tidak terasa, tahun ajaran baru buat anak-anak sekolah hampir tiba. Satu hal yang selalu terulang setiap tahun. Kita berhenti sejenak dari hiruk pikuk dunia politik dan ekonomi yang belum menemukan bentuk terbaiknya, sementara kita fokuskan fikiran kita pada jenjang pendidikan dasar anak-anak kita.

Sebagai orang tua, memberikan bekal pendidikan yang baik untuk masa depan anak adalah sebuah kewajiban yang harus dituntaskan. Jenjang pra sekolah tentunya sudah dilalui dengan segala variasi permasalahannya, kini saatnya kita memikirkan jenjang selanjutnya yaitu sekolah dasa.

Tidak dipungkiri, memilih dan memutuskan sekolah dasar mana yang menjadi pilihan menjadi hal yang gampang-gampang susah. Betapa tidak, dikatakan gampang, karena begitu banyaknya sekolah dasar yang ada di sekitar kita. Dan dikatakan susah, karena tidak semua sekolah dasar tersebut mampu memberikan bekal pendidikan yang sesuai dengan program yang sedang kita bangun terhadap anak kita.

Mungkin bagi sebagian kita, ada yang berpendapat, “Lha wong buat SD saja koq susah, kan sama aja, yang penting biayanya terjangkau….”. Atau ada juga yang seperti ini, ” Sudah, yang penting anak kita sekolah, daripada dia ngnggur, kan sayang….”. Ya…ya…ya… Sah saja semua memiliki pendapat, tapi menurut hemat saya, memilih sekolah yang sesuai dengan misi dan visi pendidikan kita memerlukan tenaga, waktu, fikiran dan biaya…. Betul tidak??? Taruhlah bahwa kita sudah memilih sebuah sekolah yang satu visi dengan kita, sehingga kita bisa nyaman mengamanahkan pendidikan anak kita kepada pengelola pendidikan tersebut, dan anak kitapun meranya nyaman dengan lingkungan dan suasana yang ada di sekolah tersebut. Beres…..khan. biaya tinggal dicarikan sekuat tenaga. Itu kan kewajiban kita sebagai orang tua.

Nah sekarang,agar anak kita bisa menjalani hari-harinya di sekolah dengan tenang dan menyenangkan, kita perlu mempersiapkan si buah hati sebelum ia menginjakkan kaki ke sekola :

Kenalkan anak dengan lingkungan sekolah sebelum masuk. Ini bisa kita lakukan ketika sedang mencari sekolah. Ajak ia masuk dan mengamati kegiatan di sekolah. Bila perlu ikutsertakan anak dalam program percobaan (free trial) yang diadakan oleh beberapa sekolah. Ia akan mengetahui hal-hal baru yang akan ditemuinya seperti guru, kelas atau teman-temannya.

Masuklah lebih awal. Tiba di sekolah lebih awal memungkinkan anak beradaptasi dan bersosialisasi dengan teman-teman atau guru baru.

Bentuk kemandirian anak. Pada hari-hari pertamanya berada di sekolah, kita tunggu dan kita tunjukkan bahwa kita selalu berada di sekitarnya. Pada saat selanjutnya secara bertahap mulai dikurangi dan pada akhirnya kita tinggalkan sama sekali, biarkan dia nyaman bersama teman di lingkungan sekolah.

Adaptasi dengan rutinitas baru. Si kecil memiliki kegiatan baru dan ini menyebabkan jadwal rutinnya berubah. Agar dia tidak kaget dengan perubahan ini, kita kenalkan dengan jadwal yang baru secara bertahap.

Apakah ada saran dan tambahan tips buat kita? Silahkan di-share……Selamat berjuang buat semua…