“Berapa banyak orang puasa hanya mendapatkan lapar dan dahaga; dan berapa banyak orang yang mendirikan ibadah di malam hari, hanya mendapatkan begadang saja.” (HR. Nasa’i)

Ramadan comingSering kita diingatkan dengan sabda Rasulullah tersebut. Tetapi hawa nafsulah yang sering diikuti. Demikian kuat Allah memanggil dan mewajibkan puasa. Lagi-lagi ketertarikan terhadap hawa nafsu lebih dominan.

Rasanya senang dan ingin kita menjadi bagian dari bahagianyan hamba Alloh yang berhasil menangkal kehendak hawa nafsu di bulan suci, demikian sedih tatkala mendengar balasan bagi yang memperturutkan hawa nafsu.

Betapa seringnya kita termotivasi untuk berbuat baik di bulan suci, karena yakin syetan-syetan dibelenggu. Namun tahukah kita bahwa yang diikat dan dibelenggu itu syetan, adapun hawa nafsu tidak. Maka orang yang di bulan ramadhan masih mau memperturutkan hawa nafsunya, maka di luar Ramadhan, niscaya akan lebih lagi mengikuti hawa nafsunya.

Kawan, penyebab seseorang berbuat dosa dan maksiat bukan saja disebabkan karena digoda oleh syetan, tapi terlebih karena hawa nafsunya….

Firman Alloh dalam Surat Yusuf : 53 :

Dan aku tidak membebaskan diriku , karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.

Marilah kita waspada terhadap godaan hawa nafsu, semoga Ramadhan kali ini kita mampu mencapai derajat taqwa.

Berikut ini sebuah karya dari The Zikr semoga menjadi penggugah langkah kita….

Ramadhan Dua Zaman

Ramadhan satu nasib tak serupa
Peluangnya sama natijah berbeza

Ramadhan mereka gemilang cemerlang
Mukmin berasa di awal zaman
Ramadhan kami malang terbuang
Muslim berdosa di akhir zaman

Mereka gembira kerana kedatanganmu
Kami gembira dengan pemergianmu
Malam mereka meriah disimbah nur al-Qur’an
Tapi malam kami muram berkabung dengkur
Mereka berlumba mengejar ma’rifat
Tapi kami lesu diburu nafsu
Hati mereka bercahaya digilap taqwa
Jiwa kami gelap didera dosa

Takbir mereka takbir kemenangan
Hadiah mujahadah sebulan Ramadhan
Takbir kami lesu tak bermaya
Tanda kalah lemah tak bermaya
Puasa sekadar lapar dan dahaga

Ya Allah……
Limpahkan kami kekayaan ilmu
Hiasi hati kami dengan kesabaran
Muliakan wajah kami dengan ketaqwaan
Serta terimalah amal ibadah kami dengan kelipat gandaan
Karena hanya Engkau Dzat penguasa sekalian alam

Marhaban Ya Ramadhan…….
Mohon maaf lahir dan bathin…..