Kawan, kali ini saya membuat kategori baru berupa resume atau rangkuman dari Pengajuan Alif yang saya terima dari kawan-kawan peserta pengajian. Selamat menikmati…

Kajian disampaikan Oleh Ust. Arman Rahman
Ahad, 07 Juni 2009, di Masjid Al-Murabbi di Bandung.

MUKADDIMAH

Al-Qur’an sering disebut sebagai ayat-ayat Qauliyah yaitu ayat-ayat yang disampaikan dengan pengucapan atau lisan, ambil contoh firman Allah pada surat Al-Baqarah ayat 2:

“ Kitab(Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa” (QS, Al-Baqarah, 2:2)

Pada ayat tersebut menjelaskan salah satu fungsi al-Qur’an adalah sebagai petunjuk atau hudan; Suatu yang bergerak ke depan. Seperti kehidupan kita yang selalu bergerak ke depan dap pergerakan hidup ini sarat dengan teknologi karena itu kita harus akrab dengan teknologi.

Al-Qur’an ini sangat modern sepanjang masa; yang lain bisa usang. Suatu yang modern saat ini, di lain waktu bisa using tapi al-Qur’an tidak.

Di samping ayat-ayat Qauliyah, ada yang dinamakan ayat-ayat Kauniyah yakni segala peristiwa yang terjadi pada alam semesta di sekililing kita yang dapat menjelaskan kebesaran Allah Swt. Karena itu apa yang terjadi pada diri seseorang maka ia harus dapat menangkap atau mengambil hikmahnya.

Dan kita harus dapat menghubungkan benang merah antara ayat-ayat Qauliyah dan Kauniyah untuk dapat memahami apa yang dikandung Al-Qur’an.

1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan,
2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
3. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah,
4. yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,
5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

Ayat-ayat di atas merupakan wahyu pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad Saw. dan secara logika mestinya diurutkan pada urutan pertama dalam Al-Qur’an tidak diurutkan pada urutan no 96. Kenapa tidak al-Fatihah yang diturunkan pertama kali sesuai urutannya? Ini isyarat dari Allah bahwa kalau seorang ingin memahami kehidupan ini dan Allah, kenalilah dirimu sendiri lebih awal. Bagaimana manusia diciptakan? Bagaimana proses dari segumpal darah sampai terlahir bayi yang sempurna?

5 (lima) ayat al-Alaq tersebut merupakan prinsip dasar kehidupan seorang muslim untuk merangui kehidupan dunia ini yaitu ilmu dan pengetahuan yang dilandasi iman dan takwa, yang dikenal dengan IMTAK. Inilah bekal kehidupan manusia di akhirat kelak. Diajarkan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada manusia demi kebahagian hidup akhiratnya. [*]

Artikel ini saya adaptasi dari Resum Pengajian Alif dari pesan di facebook