Tag

, , , ,

Tidak teras, masa Ujian Nasional (UNAS) untuk siswa kelas akhir SMA, SMP dan SD akan segera tiba. Tentunya hal tersebut akan membuat siwa-siswa jenjang ini memberhentikan sejenak kegiatan-kegiatan rutinnya untuk fokus menghadapi UNAS. Tidak berlebihan saya kira, bila hari-hari ini adalah hari-hari yang cukup berat buat mereka. Bisa dibayangkan, setumpuk perkiraan soal-soal yang bakal mereka hadapi terbayang-bayang terus. Entah saat akan makan, tidur bahkan shalat. Semua terbayang dan ‘menghantui’ mereka ++itu cerita yang sempat saya rekam dari salah satu peserta Training Motivasi menghadapi UNAS++.

Kepanikan nampaknya yang tersirat pada jiwa setiap siswa ketika menghadapi saat-saat UNAS seperti ini. Bagi sebagian orang yang sudah mempersiapkan diri menghadapi UNAS, bukan tidak ada kepanikan, memang ada tapi pengaruhnya tentu banyak positifnya. Sedangkan bagi mereka yang kurang persiapan ++karena terlalu santai menghadapinya++ kepanikan ini mencapai titik klimaks tatkala waktu sudah mendekati hari-H-nya. Apapun ditempuhnya asalkan bisa selamat dari ‘keganasan’ UNAS.

Bagaimana tidak akan panik, sebuah berita melaporkan bahwa; Hasil ujian nasional (unas) SMP dan SMA tahun ini harus lebih baik. Hal itu ditegaskan Mendiknas Bambang Sudibyo beberapa waktu lalu. Sebab, pemerintah secara bertahap akan terus meningkatkan nilai rata-rata unas. Sehingga, pada 2014 nanti diharapkan nilai rerata minimal unas bisa mencapai 7,5.

Betulkan? Dan coba kita tengok kembali berita tahun lalu ketika persiapan UNAS

demi_unas_jual_kegadisan_surya_online1Karena sangat takut tak akan lulus ujian nasional (Unas) yang digelar mulai Selasa (22/4) lalu, bersama ibunya, siswi SMA berusia 18 tahun itu mendatangi dukun untuk cari jalan pintas.

Namun, bukan keberuntungan yang ia dapatkan, Ver justru menjadi korban pelampiasan nafsu dukun Drs AJ, 40, yang dimintainya bantuan. Kini masalah itu sedang ditangani pihak kepolisian dan AJ pun harus meringkuk di tahanan.

Untuk itu, harus ada keseimbangan antara target kenaikan nilai rata-rata unas dan kualitas soal yang disusun. “Jangan sampai kita ini terus menaikan target nilai naik, tapi kualitas soal turun,” ujarnya. Karena itu, berbagai upaya bakal ditempuh pemerintah. Terutama, meningkatkan peran guru dalam menghasilkan output terbaik.

Mudah-mudahan yaa kita tidak sampai berbuat senekat itu. Kita berharap pemerintah akan terus meningkatkan stimulus bantuan sarana dan prasarana untuk pembelajaran. Dana untuk unaspun dari tahun ke tahun harus terus ditingkatkan. Dengan demikian, tingginya nilai rata-rata minimal unas yang dicapai nanti berbanding lurus dengan kualitas soal. Sehingga, ouput yang dihasilkan insya Allah berkualitas.

Sekedar mengingatkan, unas tingkat SMA/sederajat akan digelar pada 20-24 April mendatang. Sedangkan ujian susulan akan dilaksanakan pada 27 April hingga 1 Mei 2009. Sedangkan, unas SMP/MTs/sederajat akan digelar pada 27-30 April. Untuk ujian susulan akan dilaksanakan pada 4-7 Mei 2009.

Do’akan anak-anak kita dapat menempuhnya dengan tenang dan apapun hasilnya, akan diterima dengan lapang dan sabar.

Sukses selalu Pendidikan Indonesia. Selamat menempuh UNAS buat siswa-siswi akhir SMA, SMP dan SD.