Tag

, , , ,

Kamis s.d. Ahad ini liburan panjang . Antara gembira dan bingung mo pergi ke mana. Kawan-kawan sih  kebanyakan ngajak refreshing dengan mancing, jalan-jalan ++apanya yang jalan, nyewa mobil koq :)++ Padahal saya rasakan jala-jalan (traveling) terus juga akhirnya bosan ++apalagi kalo menghitung biaya++

Kenapa bingung ? Rasanya baru kemarin deh kita juga liburan panjang sekolah. Dipikir-pikir apa kita ini gak kebanyakan libur ya?  Coba bayangkan, hari-hari efektif aja banyak yang bolos kerja, kuliah atau belajar, apalagi ditambah dengan libur yang ditetapkan resmi oleh pemerintah, belum lagi ada masa kampanye, Pemilu, hak cuti yang 12 hari. Ditambah izin, sakit, terlambat masuk kantor dsb…dsb… Jangan-jangan hari efektif kerja seseorang dalam setahun cuma 1% nya dibandingkan liburnya. Na’udzubillah…..

Berikut adalah hari libur nasional dan cuti bersama 2009 yang ditetapkan Pemerintah:

Libur Nasional :
1 Januari: Tahun Baru Masehi (Kamis)
26 Januari : Tahun Baru Imlek 2560 (Senin)
9 Maret: Maulid Nabi Muhammad SAW (Senin)
26 Maret: Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1931 (Kamis)
10 April: Wafatnya Yesus Kristus (Jumat)
9 Mei: Hari Raya Waisak tahun 2553 (Sabtu)
21 Me: Kenaikan Yesus Kristus (Kamis)
20 Juli: Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW (Senin)
17 Agustus: Hari Kemerdekaan RI (Senin)
21-22 September: Idul Fitri 1430 H (Senin-Selasa)
27 November : Idul Adha 1430 H (Jumat)
18 Desember: Tahun Baru 1431 H (Jumat)
25 Desember: Hari Raya Natal (Jumat)

Cuti Bersama:
2 Januari: cuti bersama Tahun Baru Masehi (Jumat)
18 September: cuti bersama Idul Fitri (Jumat)
23 September: cuti bersama Idul Fitri (Rabu)
24 Desember: cuti bersama Natal (Kamis).

Bagi para pengusaha, ++selain pengusaha Travel lho++ silakan berhitung, perusahaan akan kehilangan produktifitas sekitar 1 bulan ++ini yang resmi bang++ belum lagi kalau digabung dengan bulan Ramadhan, yang biasanya akan mempengaruhi tingkat produktifitas.

Memang “asyik” (?) banyak libur, mulailah berhitung (muhasabah) sebelum diperhitungkan dan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah. Wallahu’alam.